^^ (Drable)Nightmare^^

Gelap, tidak ada siapapun atau apapun disini. Hanya ruangan gelap yang tidak tahu berujung dimana. Aku berusaha berjalan dan menyesuaikan penglihatanku dengan kegelapan yang ada di sekitar ku saat ini. Aku benci gelap, dari kecil aku memang terlalu fobia dengan keadaan ini. Sedikit kekanakan memang, tapi menurutku kegelapan adalah sebuah momok yang menakutkan melebihi apapun.

“Oppa! Kenapa disini gelap sekali? Apa kau mematikan lampunya?” aku berusaha memanggil kakak laki lakiku berharap ia akan datang seperti biasanya membawakan sebuah lilin sebagai penerang untukku. Tapi nihil, tidak ada seorangpun yang menjawab panggilan ku, tidak oppaku atau siapapun.

Aku mulai gemetar ketika sadar aku disini sendiri tidak ada siapa pun yang menemaniku. Di tengah perasaan kalut, aku melihat sebuah cahaya dari ujung sana. Aku tersenyum, kemudian berlari sekuat tenaga agar bisa mencapai cahaya itu. Aku berhasil keluar dari sana, tetapi dahiku berkerut bingung melihat dimana aku berdiri sekarang, pemakaman. Aku mengelilingi makam itu perlahan sambil melihat lihat nisan nisan yang tersusun rapi di hadapanku. Namun langkahku terhenti begitu saja ketika melihat dua buah nama dan foto yang sangat familiar untukku.

Aku menutup mulutku menahan jeritanku ketika memastikan jika itu benar benar nama mereka, dan juga foto mereka. Lee Donghae dan Lee Hyukjae. Aku menggeleng keras, ini tidak mungkin, jelas jelas Donghae oppa dan Hyukjae oppa masih bersamaku tadi di kamarku untuk membantuku mendapatkan koreografi untuk nilai akhirku. Tapi kenapa tiba tiba sekarang aku di hadapkan dengan nisan mereka berdua? Air mataku mengalir deras, suaraku tercekat. Aku sama sekali tidak bisa mengatakan apapun sekarang. Aku hanya bisa terduduk menangis di hadapan dua nisan di hadapanku ini.

Air mataku berhenti begitu saja kekita aku merasakan keadaan sekitarku berubah. Ini bukan pemakaman melainkan cafe tempat aku dan kedua oppaku sering menghabiskan waktu. Disana mereka hanya berdua, seperti biasa Hyukjae oppa meminta kunci mobil dari oppaku karena dia selalu beralasan jika oppa ku masih payah dalam hal mengemudi. Itu benar, Donghae oppa memang belum bisa banyak diandalkan dalam hal mengemudi dibanding aku yang memang menjalani kursus.

Mereka terlihat berjalan sambil masih sibuk berdebat siapa yang akan mengemudikan mobil ke dorm kali ini. dari arah yang berlawanan aku melihat mobil besar melaju kencang mengarah ke tempat dimana kedua oppaku itu berdebat. Aku mencoba memanggil mereka sekuat tenagaku, tapi tidak ada hasilnya. Akhirnya semuanya terjadi, aku melihat kedua tubuh itu melayang begitu saja karena tidak bisa menghindari kendaraan besar itu. Aku berteriak kencang lalu menutup mataku erat menolak melihat kejadian itu. Dadaku bergemuruh hebat ketika mendengar jeritan panik disana sini.

Perlahan mataku terbuka ketika merasa di sekelilingku sepi. Aku mengedarkan pandanganku dan mendapati punggung kokoh yang memakai baju kaus berwarna putih sedang tertidur membelakangiku. Memoriku kembali memutar apa yang terjadi hari ini, mulai dari acara penyambutan Heechul oppa yang berakhir dengan aku merengek untuk tidur bersama kakakku. Aku menggerakkan tanganku kearah punggung itu lalu mengusapnya lembut. Aku tersenyum ketika menyadari apa yang aku sentuh ini nyata. Dan akhirnya isakan dan airmata yang aku tahan dari tadi keluar begitu saja tanpa bisa kutahan. Tubuh itu berbalik dan memandang kearahku cemas.

“Kau kenapa sayang? Kau mimpi buruk? Tenanglah, oppa disini, tidak apa apa, itu hanya sebuah mimpi.” Aku melemparkan tubuhku ke dalam pelukan kakak laki lakiku dan memeluknya erat.

“Jangan tinggalkan aku, kumohon. Kalian semua harus baik baik saja, kalian semua akan baik baik saja. kumohon berjanjilah padaku.” Aku tidak tahu apa yang ku katakan sekarang, yang aku tahu hanyalah, aku ingin ia meyakinkanku jika semuanya akan baik baik saja.

“Ya sayang, semuanya akan baik baik saja. Kami akan baik baik saja. Oppa janji.”

THE END

SERIUSSS!!! Aku beneran ngalamin ini mimpi buruk! 3 kali!!!

Udahannya aku nangis gak berhenti sampai tidur lagi.

Hikz hikz..

Semoga mereka baik baik aja, semoga mereka sehat, dan semoga mereka selalu tersenyum.

Amin..

Advertisements

~ Me And My Vampire Family~ Part 6^^

 

Part 1

Part 2

Part 3

Part 4

Part 5

 

Hana POV

“Kau? Bukankah kau yang ada di atas bukit tadi?” tanyaku terkejut. Namja ini sangat berbeda, dia terlihat sangat mirip dengan kami tetapi anehnya jantung itu berdetak, dan di dalam tubuhnya aku bisa merasakan darah yang mengalir. Namja itu menatapku tajam seolah olah tidak menyukai kehadiranku disini.

“Appa!!”

“Mwo?? Appa?? You call him appa??” seruku sedikit terkejut. Tentu saja, aku bahkan tidak bisa memikirkan jika Jung Soo oppa ternyata telah menikah dan itu dengan manusia. Continue reading

~ Me And My Vampire Family~ Part 5^^

 

 

Aku sedang duduk di atap rumahku sambil memandang langit malam yang sangat cerah di taburi bintang bintang dan juga bulan sabit yang indah. Selama beberapa hari ini semua rencana kami berjalan dengan lancar. Tidak ada gangguan apapun dari pihak musuh, entah aku harus bersyukur atau curiga terhadap keadaan ini. tapi untuk saat ini aku hanya mencoba untuk berfikir positif. Gadis vampire yang kemarin aku dan oppa ku bawa kerumah ini sudah mulai menampakkan sedikit perubahan, yah walaupun sesekali aku harus menguras tenagaku untuk menenangkannya yang sedang mengamuk karena efek dari racun vampire jahat yang lebih dulu masuk kedalam tubuhnya

Sedangkan Taemin sudah mulai tingal bersamaku saat ini, entah aku harus berkata apa melihat adik sahabatku yang sudah ku anggap adikku sendiri itu ketika memutuskan untuk menjadi makhluk immortal seperti kami. Semuanya akan penuh resiko, menjadi immortal tidak selamanya menyenangkan. Kami harus meminum darah hewan setidaknya Continue reading

~ Me And My Vampire Family~ Part 4^^

 

Hana POV

Dua minggu lagi adalah hari ulang tahun ku, itu artinya waktu untuk aku dan keluargaku bertempur melawan Kim Heechul itu tinggal sebentar lagi. Sudah selama seminggu ini aku terus mendapatkan bayangan tentang sekelompok orang yang sedang mengincar Taemin. Aku mengusulkan agar Taemin di bawa tinggal di rumah ini saja, aku tidak mau membuat Dongsaengku terluka.

Sayangnya aku sama sekali tidak mendapatkan izin sama sekali dari appa dan juga oemma. Mereka bilang itu akan lebih berbahaya, itu sama saja dengan aku membawa Taemin ke dalam masalah ini. Lagi pula kata oemma mungkin bayangan itu bermaksud sebaliknya. Aku mencoba berfikir positif seperti yang kedua orang tuaku katakan. Continue reading

~ Me And My Vampire Family~ Part 3^^

“tutup mulutmu! Lebih baik kau pergi dari sini! Dan katakan pada hyung mu itu kami tidak akan kalah pada saat pertempuran nanti justru dialah yang harus berhati hati”kata Kyuhyun datar, Jonghyun hanya menyeringai kemudian pergi dari hutan itu

“lebih baik kita kembali dan merundingkan hal ini dngan Sungmin Hyung dan juga Yesung Hyung”putus Donghae mereka semua mengangguk kemudian berlari menuju kediaman keluarga Lee yang tak jauh dari tempat itu

‘Kyu, semua akan baik baik saja bukan?’ tanya Hana pada Kyu melalui telepatinya

‘semua akan baik baik saja sayang,aku berjanji!’

~~~~~~~~~~

“kalian sudah kembali?”tanya Ny. Lee ketika melihat anak anaknya memasuki pintu belakang, tetapi kemudian kening Ny. Lee tampak berkerut begitu melihat ekspresi wajah anak pertamanya Eunhyuk tidak terlihat baik. Segera saja ia menghampiri anak tertuanya itu

“ada apa Hyuk-ah? Kenapa kalian resah seperti ini?”tanya Ny. Lee. Eunhyuk tidak menjawab malah mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang

“Hyung! Aku ingin bicara! Ini mengenai Heechul” kata Eunhyuk pada orang yang ternyata adalah Yesung itu. Sementara itu Donghae dan Kyuhyun sedang sibuk berusaha untuk membaca fikiran Hana yang tiba tiba terasa sepi dan tidak dapat di tembus sama sekali.

“ada apa sebenarnya?”tanya Tn. Lee begitu ia duduk di sebelah Eunhyuk yang telah menutup telponnya. Anak tertuanya itu menghirup nafas panjang kemudian menceritakan kejadian yang terjadi ketika mereka semua sedang berburu tadi.

~~~~~~~~~

“apa! lalu bagaimana dengan Hana? Apa dia baik- baik saja?”tanya Ny. Lee sedikit khawatir dengan keadaan anak perempuan satu satunya itu

“dia ‘terlihat’ baik-baik saja, tapi semenjak dia bertelepati denganku di hutan terakhir, sampai sekarang ia belum bicara sama sekali, aku dan Donghae hyung mencoba untuk menembus fikirannya tetapi tetap saja, ia melindungi fikirannya itu dengan sangat kuat. Aku rasa ia juga mempunyai kemampuan untuk membuat perisai untuk dirinya sendiri dan juga orang lain, sebuah ability yang jarang sekali ada. Masalahnya sekarang, aku atau Donghae hyung tidak bisa membaca apapun karena kemampuannya itu, di tambah ia tidak berekspresi sama sekali saat ini” jelas Kyuhyun panjang lebar. Continue reading

~ Me And My Vampire Family~ Part 2^^

Author POV

Keluarga Lee ditambah Kyuhyun dan juga Andiera tampak sedang gelisah menunggu tahap transformasi Hana yang sudah berlangsung selama 3 minggu lebih, sampai sekarang masih belum ada tanda tanda jika Hana akan bangkit kembali. Hari itu Eunhyuk yang murka -karena adiknya merasakan sesuatu yang belum saatnya ia merasakannya- memukul habis habisan Kyuhyun yang menjadi penyebab Hana terbaring kaku seperti sekarang. Continue reading